Aneka Informasi

Untuk yang belum tau …

Starone & Flexi pindah frekuensi

Pindah Frekuensi

Adanya kebijakan pemerintah yang menata ulang kembali spektrum 1900 MHz, tempat operator 3G bersemayam, mewajibkan beberapa operator CDMA yang berada di kawasan ini migrasi ke kanal 800 MHz.

Dua operator yang bersiap melaksanakan migrasi seperti Star One dan Telkom Flexi mau tidak mau memang menyiapkan dana banyak untuk menata kembali infrastruktur yang mereka bangun di kanal 1900 MHz. Salah seorang sumber menyebut angka Rp 1,3 triliun untuk perpindahan ini.

Karena itu adanya kebijakan yang mewajibkan operator Star One dan Flexi migrasi frekuensi jelas membuat kedua operator ini menganggarkan dana miliaran rupiah.

Telkom Flexi sebelum menuntaskan secara keselurahan migrasi di jalur ini, memutuskan untuk menggunakan metode overlay network. Dimana secara bertahap operator ini akan berpindah di kanal 800 MHz.

“Pelanggan tidak akan merasakan perbedaannya dengan teknologi overlay. Mereka tetap menggunakan ponsel yang lama dan berada di coverege 1900 MHz, tanpa mengganggu network existing 1900 MHz (network dualband),’ jelas Dian Rachmawan Kepada Divisi Flexi, PT Telkom. Ia juga menambahkan bahwa sebelum Flexi menyediakan BTS baru untuk meng-cover frekuensi 800 MHz, nantinya area penempatan perangkat baru diletakkan di sisi BTS lama yang sudah ada. Tentunya dengan menjamin ketersediaan power supply pada perangkat baru ini.

Metode overlay network ini meski bersifat sementara, merupakan metode yang paling aman karena pelanggan juga tidak terlalu direpotkan dan menjamin tidak adanya interupsi sistem dan pelanggan. Dengan menjalankan metode ini diharapkan proses migrasi tuntas pada kuartal awal tahun depan.

Teknis Pelaksanaan Overlay Network

Pengertian
adalah mengaktifkan network baru 800 MHz yang mempunyai channel band yang berbeda tetapi masih dalam coverage yang sama dengan tidak mengganggu network existing 1900 MHz (network dualband).

Teknikal
1. Membangun network baru yang posisi penempatan BTS-nya bersebelahan dengan BTS existing.

2. Pembangunan BTSnya akan didesain ulang baik dari jumlah maupun coveragenya, karena perambatan signal untuk band 1900 MHz dan 800 MHz berbeda. Dimana band 800 MHz lebih jauh perambatan signalnya dibandingkan band 1900 MHz.

3. BTS existing dengan band 1900 MHz tidak akan dimatikan sampai dengan network baru di band 800 MHz sudah berjalan dengan baik. Dalam arti akan dilakukan optimasi terlebih dahulu untuk network baru di band 800 MHz.

4. Setelah network baru di band 800 MHz berjalan dengan baik dan memenuhi KPI dengan melakukan optimasi, barulah dilakukan migrasi ke network yang baru di band 800 MHz dengan tidak melupakan factor kesiapan handset atau terminal pada pelanggan.

5. Membongkar BTS lama dan merapihkan instalasi BTS yang baru.

Januari 9, 2007 - Posted by | Selular

2 Komentar »

  1. saya pemakai CDMA starone area BATAM tapi kenapa tidak conect dengan flexi area padang sedangkan untuk area lain oke, kalau bisa dikasih tau permasalahannya dimana, terima kasih

    Komentar oleh ferry | September 19, 2007

  2. BAGAIMANA KEBIJAKAN FLEXI INJECTION, KAPAN BATAS WAKTU PEMINDAHAN FREKWENSI, BAGAIMANA YANG TIDAK MEMPUNYAI WAKTU LUANG UNTUK MELAKUKAN PEMINDAHAN FREKWENSI FLEXI INJECTION, APAKAH ADA SYSTEM LAIN YANG LEBIH MUDAH DAN TIDAK MEREPOTKAN PENGGUNA FLEXI INJECTION TANPA HARUS DATANG KE TELKOM PLAZA DAN LAINYA ?

    Komentar oleh MAMAN | Januari 3, 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: