Aneka Informasi

Untuk yang belum tau …

Terlalu Banyak Makan Ikan Saat Hamil Bahayakan Janin

Terlalu Banyak Makan Ikan Saat Hamil Bahayakan Janin

Wanita hamil yang mengonsumsi ikan lebih dari tiga kali dalam seminggu bisa membahayakan kesehatan janin, terutama karena tingginya kadar merkuri dalam darah. Demikian kesimpulan para peneliti dari Taiwan seperti dimuat dalam International Journal of Obstetrics and Gynecology.

Kontaminasi merkuri sangat berbahaya bagi janin, terlebih ketika organ tubuh bagian dalam janin sedang berkembang yang akhirnya bisa berdampak pada kerusakan jaringan syaraf, ginjal, otak serta gangguan pendengaran.

Di China, para calon ibu di sana memang banyak mengonsumsi ikan karena mereka percaya ikan lebih menyehatkan dibanding daging merah atau daging putih.

Dalam riset terhadap 65 ibu hamil di Taipei ditemukan konsentrasi merkuri sekitar 9,1 mikrogram/liter dalam darah dan 10 mikrogram/liter dalam darah tali pusar. Para peneliti juga menemukan sekitar 19 nanogram per gram merkuri dalam plasenta.

Kadar tersebut sudah melewati ambang batas. Lembaga Penelitian Nasional AS merekemondasikan ambang batas merkuri pada manusia hanya 5,8 mikrogram per liter.

Untuk kepentingan penelitian ini, para ilmuwan mengamati kesehatan para responden selama 24 minggu kehamilannya.

“Ketika ibu hamil makan ikan, akan terserap dalam saluran pencernaan dan masuk ke peredaran darah. Merkuri atau metilmerkuri, yang berasal dari ikan, akan masuk ke plasenta lalu ke janin,” kata seorang peneliti.

FDA atau Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS, mengimbau para ibu hamil untuk menghindari makan ikan dari sungai yang mungkin tercemar merkuri.

Peringatan ini tentu tak boleh kita abaikan mengingat pencemaran merkuri di sungai mungkin sudah melampui ambang batas.

Berdasarkan data tahun 2002, kadar merkuri di tubuh ikan lokal dari sungai-sungai Kalimantan mencapai 0,676 mg/liter, padahal ambang batas kandungan merkuri dalam ikan adalah 0,4 mg/liter

Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati dalam mengonsumsi ikan. Jika terpaksa mengonsumsi ikan sungai, ikan itu harus dimasak matang.

Sumber: reuters&kompas

Januari 13, 2007 - Posted by | kesehatan

2 Komentar »

  1. terus makan apaan dong??????
    banyak meneliti menyarankan u/ mengkonsumsi ikan tp sekarang kok beda lg…….
    khan jd pusing…..

    Komentar oleh Indri | Februari 27, 2008

  2. Jadi maem apa dunk…apakah hal ini juga berlaku untuk Ikan perairan Indonesia. Khan yang diteliti Di luar sono…..

    Komentar oleh titin | April 30, 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: